Python: Integrated Development Environments

Mengingat dalam beberapa bulan ke depan akan mengeksplorasi Python lebih dalam di proyek yang satu ini, saya menulis ini sebagai catatan. Sebenarnya hanyalah sebuah tautan ke wiki pengembang python yang berisi daftar IDE beserta reviu-nya bila ada.

Saya masih akan membaca-baca daftar ini sampai dengan minggu depan karena harus mengejar sesuatu hal yang lain.

Ada saran?

Unduh BlankOn dengan zsync-curl

Sering ngadat dengan perkara zsync, ada aplikasi sejenis dan penggunaannya sama juga, dan langgsung saja.

Pasang zsync-curl, ow ya ini hanya terdapat pada BlankOn Tambora, BlankOn sebelumnya belum ada:

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install zsync-curl

Cara menggunakannya:

$ zsync_curl alamat_tautan_zsync

Misal :

$ zsync_curl http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon/livedvd-harian/20161025/tambora-desktop-amd64.iso.zsync

Demikian.


Ekstrakurikuler Desain Grafis #5

Tanggal 19 Oktober 2016 adalah pertemuan ke-lima kegiatan Ekstrakurikuler Desain Grafis dengan Inkscape tahun pelajaran2016/2017. Kegiatan  ini rutin dilakukan setiap hari rabu, dan tahun ini merupakan tahun yang kedua. Menurut Agenda yang telah kami buat, rencananya Ekstrakurikuler Desain Grafis selain menggunakan Inkscape juga akan menggunakan GIMP. Krita, Synfig Studio, Blender, dll.

Pada pertemuan kali ini materi utamanya adalah membuat Kalender tahun 2017, untuk mempermudah proses pembuatan kalender dalam hal ini menggunakan Extension => Render => Calendar.

Beberapa materi yang penulis ajarkan dalam mempermudah proses menggambar kalender antara lain:
  • Penggunaan Layer untuk mempermudah proses management object.
  • Align and Distribute untuk mempermudah pengaturan object
  • Group dan Ungroup untuk mempermudah proses Editing
  • Penggunaan kombinasi tombol Ctrl+klik kiri mouse untuk menyeleksi object dalam Group
Bagi Anda yang tertarik dengan materi tersebut silakan unduh Modul Eskul tanggal 19 Oktober 2016, Anda diperbolehkan untuk menyebarkan modul tersebut kepada siapapun tanpa harus meminta ijin terlebih dulu ke penulis.

Pada akhir jam pelajaran, penulis juga mulai sedikit mengenalkan aplikasi manipulasi foto (pengolah bitmap) dalam hal ini sedkit mengajarkan cara menyempurnakan gambar yang dibuat dengan Inkscape menggunakan GIMP.


Dalam materi tambahan ini, penulis juga menjelaskan bahwa konsep Layer di GIMP secara garis besar sama dengan di Inkscape. Selain itu, penulis juga menjelaskan bahwa di Inkscape juga tersedia fitur untuk menyimpan gambar yang telah dibuat dengan Inkscape menjadi format GIMP yaitu format XCF, sayangnya beberapa siswa yang masih menggunakan GIMP pada sistem operasi Microsoft Windows fitur ini tidak tersedia.
-
Demikian dokumentasi singkat kegiatan Ekstrakurikuler di SMP N 1 Semarang tanggal 19 Oktober 2016, semoga beberapa lembaga pendidikan lain ada yang tergugah untuk melakukan kegiatan yang serupa sehingga dapat mengurangi tingkat penggunaan aplikasi ilegal di Indonesia.

Terima kasih pak dukun

Setelah sekitar 3 minggu akhirnya hammerhead saya bawa ke ‘dukun’ untuk diganti tombol powernya yang sempet bikin gw pusing.

Awalnya tidak telalu mengganggu dia cuma suka tiba-tiba masuk ke mode kamera , akhirnya dia tidak bisa masuk kedalam sistem karena  bootloop .

Tadi pagi saya sampaikan keluhan ke ‘dukun’ dan saya berikan mahar sejumlah uang supaya hammerhead bisa kembali menemani genggaman saya, dan akhirnya sore ini saya sudah bisa bukan hanya menggenggam melainkan memainkan jempol saya di hammerhead.

Sekian.


Filed under: Uncategorized

Aku

Penerjemahan BlankOn Authentication

Resources: django.po

Pelatihan Migrasi Open Source di Dinkes Lamongan

Pada tanggal 28 dan 29 Oktober 2011  Komunitas Open Source dan Linux Lamongan  dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan mengadakan pelatihan migrasi ke Open Source. Sistem Operasi yang dipilih setelah disepakati adalah BlankonLinux. Ada beberapa hal yang menyebabkan Dinkes Lamongan dan KOSLA memilih BlankOn Linux. Ubuntu memang bagus, tapi karena terlalu cepat update rilis baru (tiap 6 bulan sekali) menyebabkan Sistem Operasi yang diinstall terasa jadul. ...

Mi Notebook Air 12.5″ with openSUSE Tumbleweed

Well … I bought new machine for fun. Xiaomi Mi Notebook Air 12.5″ (http://xiaomi-mi.com/notebooks/xiaomi-mi-notebook-air-125-silver/). It was good machine. Good price, comparing to Apple Macbook 12.🙂

I killed Microsoft Windows Chinese version that already on it. Replace it with BlankOn Linux for a while. My plan exactly put openSUSE Tumbleweed.

First installation was not good enough. My pointer not working. So I use keyboard for it. Another issue is when USB installer plugged before computer on, installation will not going well (my experience, the system install on USB it self).

After installation finish, everything going well and good.

openSUSE Tumbelweed on Mi Notebook Air 12.5"

openSUSE Tumbelweed on Mi Notebook Air 12.5″


BlankOn Tambora di Mi Notebook Air 12.5″

Saya iseng mencoba (baca: membeli) Xiaomi Mi Notebook Air 12.5″ (http://xiaomi-mi.com/notebooks/xiaomi-mi-notebook-air-125-silver/). Barang datang, dinyalakan, dan langsung babat pasang BlankOn Tambora (http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon/livedvd-harian/current/).

Impresi awal, laptop ini cukup keren dan bagus, kualitas bikinannya juga rapi serta dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Instalasi BlankOn cukup berjalan mulus, semua perangkat dikenali dengan baik. Tidak ada kendala yang berarti. Just Work.

BlankOn Tambora di Mi Notebook Air 12.5"

BlankOn Tambora di Mi Notebook Air 12.5″

Batrenya juga tahan lama. Sementara pemakaian hanya seputar browsing, muter youtube dan nonton filem.🙂


BlankOn at OpenSUSE Asia SUMMIT 2016

Friday, September 30, 2016, I traveled from station Surabaya Gubeng to Jogjakarta Tugu Station, departing at 17:00 pm until 21:30 pm up at the monument station Yogyakarta.
This trip is full of worries, I leave the children at home who are ill.
But I vigorously in attending the Asian OpenSUSE SUMMIT 2016 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

I attended the Summit Asia 2016 OpenSUSE as a speaker “BlankOn Development Package at OpenSUSE”.

1-foto_barengbocoran

OS endlessm yang mempesona

endlessm adalah distro keren dalam pandangan,  desktop sheelnya sepertinya saya kenal yang pernah dibuat oleh PS saya AZIS W Katamsi, meskipun ndak sama persis tapi mirip lah, dan saya rasa PS bisa membuat shell seperti itu. ok silahkan unduh disini

Setelah unduh konvert ke Vbox Image

 

VBoxManage convertfromraw NAMA-IMAGE Endless.vdi --format VDI --variant Standard
VBoxManage modifymedium Endless.vdi --resize 30720

Oke setelah itu jalankan VirtualBox, jangan sampai salah dengan Virtual Account Bank.

e1Penampakan pertama, kita ditawari semacam formulir pengisian awal, untuk setting pertama kali, karea distro ini tidak menawarkan penginstall.

 

Dan setlah kita selesei mengisi biodata dan seterunya, ada penampakan Tour untuk yang pertama kali memakai.

e7Pokoknya keren deh ini Tournya.Sepertinya  kita disuguhkan sebuah film.

 


Ekstrakurikuler Desain Grafis #4

Tanggal 12 Oktober 2016 pertemuan keempat kegiatan Ekstrakurikuler Desain Grafis dengan Inkscape di SMP N 1 Semarang tahun pelajaran 2016/2017 berhasil dilaksanan tanpa ada halangan yang berarti. Kegiatan kali ini diikuti oleh 9 (sembilan) peserta, terdiri dari murid kelas VII dan VIII ( 8 peserta putri dan 1 peserta putra).


Materi utama pertemuan kali ini adalah Membuat Gambar Halftone dengan Inkscape, materi tersebut merupakan praktek dan penerapan halaman 106 s/d 112 dari buku Desain Grafis dengan Inkscape.

Bagi Anda yang tertarik dengan materi tersebut silakan unduh Modul Eskul tanggal 12 Oktober 2016, Anda diperbolehkan untuk menyebarkan modul tersebut kepada siapapun tanpa harus meminta ijin terlebih dulu ke penulis.

Setelah materi Membuat Gambar Halftone selesai, dilanjut materi lain yaitu cara memotong gambar vektor dan bitmap di Inkscape dengan menggunaka fitur Clip => Set.


Selain materi di atas, penulis juga megenalkan dan mengajarkan beberapa Extension di Inkscape, diantaranya; Arangge, Extrude, dan Interpolate.


Demikian dokumentasi singkat kegiatan Ekstrakurikuler di SMP N 1 Semarang tanggal  12 Oktober 2016, kegiatan ini rutin dilakukan seminggu sekali dalam rangka menuju penggunaan aplikasi Legal khususnya aplikasi Open Source dalam dunia pendidikan, semoga beberapa lembaga pendidikan lain ada yang  mau mengikutinya.

HAftian Blankon

Sesaat saya membaca saya bermimpi bahwa Haji Aftian, padahal saya belom Haji, akhirnya saya melayang jauh ke H Peter Anvin, atau HM Sampoerna, dan ternyata ini adalah Aplikasi Pembuat Usb Booting UEFI BlankOn, yang dibuat oleh Pak MDAMT saya menulis ini karena banyak pertanyaan yang dilontarkan teman-teman di Telegram BlankOn.

Bagaimana cara membuat USb Booting UEFI BlankOn?

git clone https://github.com/mdamt/haftian.git

# sudo parted /dev/your/usb/device

(parted) mktable gpt
(parted) mkpart efi fat32 1 -1
(parted) toggle 1 boot
(parted) p 
Model: SanDisk Ultra (scsi)
Disk /dev/sdb: 8004MB
Sector size (logical/physical): 512B/512B
Partition Table: gpt
Disk Flags: 

Number  Start   End     Size    File system  Name  Flags
 1      1049kB  8004MB  8003MB  fat32        efi   boot, esp
(parted) quit
# sudo mkfs.vfat -F32 /dev/your/usbdevice1    # <---- Don't forget to put partition number, if your usb disk is in /dev/sdb then this should be mkfs.vfat -F32 /dev/sdb1
# sudo mount /dev/your/usbdevice1 /mnt


cd /where/you/put/haftian/
sudo ./haftian /where/is/your.iso.file /where/you/mount/your/usb.disk

Tengs pak mdamt, saya berutang banyak ke Bapak.

zsync BlankOn

Sehabis maghrib saya makan dan menyalakan alarm pukul 19:55 WIB dan setelah itu tidur, alarmpun berbunyi, dan saya kaget ternyata listrik mati padahal sudah janjian ada kelas tester, kahirnya meluncurlah keluar dengan terburu-buru untuk cari koneksi sekaligus listrik, dan setelah 5Km ketemulah pencarian itu karena selama itu listrik padam semua, dan kelaspun dimulai, setelah cap cip cup, ternyata masih belum sepaham dan sehati. utnuk itu saya akan menulis tentang rsync BlankOn. (disaltem dari rsync BlankOn)

Apa itu zsync? zsync adalah program transfer file. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengunduh file dari server di mana pengguna memiliki salinan versi lama dari file di komputer Anda sudah. zsync mengunduh hanya bagian-bagian baru dari file. Ia menggunakan algoritma yang sama seperti rsync.

zsync  http://cdimage.blankonlinux.or.id::cdimage/livecd-harian/current/<NAMA-CD.iso> .

itulah zsync Blankon.


OpenSUSE Asia Summit 2016

Well, OpenSUSE ASia Summit 2016 is biggest opensource event in Indonesia this year. Last year was GNOME Asia Summit 2015.
This year I promised to Edwin that I will help to find sponsorship. It’s because when GNOME Asia, he also help me. So vice versa.
I travel along with my team mates and GLIB (GNU/Linux Bogor) Community. Most of us are speakers in this event.

DSC03615

I know lot of GNOME Developers or GNOME Foundation Members. But this time, I know more about openSUSE/SUSE Developers and Community Members. I treat some of them Sate Klatak.😀
I have session at secon day. But at first day, accidently I helping local committee to answer few questions  from audience.
Actually I’m little bit famous in FOSS Community in this country. Hahaha. It’s just because I’m Release Manager of BlankOn Linux since few years ago and I also GNOME Foundation Member. Then in openSUSE, I become Coordinator of Indonesia Translation Team.

DSC03519

You can see how crowd my session from picture below:

Crowd

We also has one day tour. You can see all pictures from flickr: https://www.flickr.com/groups/opensuse-asia-summit-2016/

And about my slide, you can get it from: http://www.slideshare.net/princeofgiri/how-to-contribute-to-foss


Playlist Minggu malam

 


Filed under: playlist

Anomali perilaku Hammerhead

Akhirnya Hammerhead memasuki masa purna tugas, tombol powernya sejak beberapa bulan yang lalu mengalami anomali perilaku. inisiatifnya terlalu tinggi sering mengeksekusi perintah tanpa diperintah akhirnya belakangan dia selalu melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

kemarin saya bongkar dan tidak membuahkan hasil apa – apa kemungkinan akan dibawa ke ‘rumah sakit’ siapa tau masih bisa diselamatkan

😦


Filed under: random

Akibat Ngelamun

Siang ini Otak saya sedang kaku mungkin akibat terpapar AC semalaman akibatnya entah kenapa saya kepikiran tentang sistem buatan. setelah ngelamun beberapa saat di wc dan untuk mengasah keliahaian jemari saya diatas papan ketik saya coba tuangkan dalam paragraf pendek berikut.

Suatu sistem buatan biasanya dibangun untuk menjadikan pekerjaan manusia lebih efisien, artinya semua hal yang terkait dengan pekerjaan berulang (rutin) dilakukan melalui tahapan – tahapan yang terukur untuk mendapatkan hasil (produk) yang optimal sesuai tujuan. Tahapan – tahapan yang diterapkan kedalam sebuah sistem biasanya telah melalui serangkaian proses penelitian sehingga pengguna bisa langsung menggunakan sistem yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Perancangan sistem buatan yang disukai biasanya sesuai dengan kapasitas perilaku calon (komunitas) pengguna.Untuk sebuah rutin sederhana mungkin bisa diselesaikan dengan satu sistem saja, sedangkan perancangan suatu sistem buatan yang lebih kompleks biasanya dilakukan dengan memecah suatu rutin menjadi kelompok bagian yang lebih sederhana yang lebih mudah dipahami baru kemudian membuat sistem tersebut saling terhubung satu sama lain sesuai dengan permasalahan yang akan dipecahkan. Sistem yang mampu menyesuaikan diri dengan perilaku pengguna kemudian dikenal dengan sistem kecerdasan buatan.

Sebuah sistem  buatan yang cocok dengan perilaku komunitas penggunanya akan menghasilkan keluaran yang optimal. untuk penerapan suatu sistem buatan, peningkatan kapasitas pengguna terkadang diperlukan agar setiap individu dalam komunitas pengguna mampu memahami dan menjalankan sistem tersebut. Yang paling berbahaya dari penerapan sebuah sistem buatan adalah ketika pengguna tidak memiliki kepercayaan terhadap sistem yang telah dibangun.


Filed under: random

Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 (bagian 2)

Postingan ini adalah lanjutan dari Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 (bagian 1), isi dari  postingan kali ini masih berupa cerita singkat yang penulis alami ketika mengikuti acara OpenSUSE Asia Summit 2016.
Jika pada postingan sebelumnya berisi cerita singkat perjalan penulis dari Semarang menuju TKP, maka isi pada postingan kali ini adalah cerita atau pengalaman yang penulis alami ketika mengikuti acara ini pada hari pertama.

Setelah penulis foto bareng dengan salah seorang fans yang ternyata sama-sama masih bau keringat, eh tiba-tiba perut penulis berbunyi, dan baru ingat kalau penulis belum makan siang, akhirnya penulis clingak-clinguk ke meja Panitia untuk cari sesuatu yang dapat dimakan (daripada maag kumat mending cari makan), eh ternyata meja panitia sedang dibersihkan oleh cleaning service, yang ada cuma minuman air mineral. Singkat cerita akhirnya penulis mendapatkan 1 kotak nasi berikut lauknya di booth OpenSUSE Indonesia (gak tahu punya siapa, pokoknya langsung embat aja).

Selesai makan, penulis ngobrol-ngobrol dengan beberapa teman, di Booth OpenSUSE Indonesia penulis sempat mencoba Laptop yang biasanya digunakan oleh Militer, Laptop ini menggunakan Sistem Operasi BlankOn Linux yang dikembangkan khusus untuk militer.



Ketika sedang asyik mencoba laptop khusus militer, datang beberapa teman penulis dari berbagai komunitas yang sudah berada di acara ini lebih dulu, yah..... ketemunya lo lagi lo lagi. Akhirnya penulis ngobrol-ngobrol dengan beberapa teman komunitas (obrolan yang sebenarnya tidaklah sangat penting).
Tidak begitu lama datang juga beberapa teman dari Komunitas Inkscape Indonesia ke booth Blankon yang berada di depan booth OpenSUSE Indonesia, seperti yang pernah terjadi sebelumnya, para fans penulis minta untuk foto bersama, seperti di bawah ini.

Di Booth BlankOn Linux kami foto ber-empat, salah seorang yang ikut foto bilang bahwa dengan adanya foto ini maka kami bisa menunjukkan ke orang lain jika kami bukan hanya sebuah boot, kami adalah nyata.
Kami nyata, bukan makhluk Astral

Salah seorang pengguna Inkscape dari jogja dapat doorprize dari komunitas OpenSUSE Jepang berupa majalah yang sampulnya cukup menarik, dan ketika kami buka, ternyata isinya memang sangat menarik sekali, saking menariknya sampai-sampai kami tidak ada yang bisa membaca tulisannya kecuali tulisan pada sampul depannya.

Dengan adanya majalah berbahasa jepang tersebut, beberapa teman punya ide untuk membuat majalah atau buku yang serupa, jika perlu tulisannya pakai Aksara Nusantara (contoh huruf jawa). Sebenarnya beberapa tahun lalu BlankOn Linux bekerjasama dengan Majalah Info Linux pernah punya proyek menerbitkan majalah atau buku yang serupa dalam versi cetak, namun sayangnya proyek tersebut tidak berlanjut, dan penulis punya niat untuk melanjutkan proyek tersebut, semoga saja dapat terlaksana dalam waktu dekat ini.

Dikarenakan waktu ini itu penulis belum melaksanakan Sholat Asyar, akhirnya penulis berpamitan ke teman-teman komunitas Inkscape Indonesia untuk melaksanakan Sholat Asyar.

Singkat cerita, penulis sudah kembali ke booth BlankOn Linux, di booth tersebut pak Iwan Tahari (pemilik pabrik sepatu FANS) sedang ngobrol dengan beberapa orang peserta OpenSUSE Asia Summit 2016, salah seorang bertanya, dimana bisa membeli sepatu merek FANS, pak Iwan Tahari menjelaskan bahwa Sepatu FANS dapat dibeli di beberapa toko Sepatu di Jawa Tengah dan sekitarnya (termasuk di Yogyakarta), bahkan siapapun bisa mendapatkan sepatu FANS secara gratis dengan mengikuti Sayembara Menulis di Panduan BlankOn, kemudian pak Iwan Tahari meminta saya untuk menjelaskan secara singkat cara mengikuti sayembara tersebut, yah akhirnya penulis ngoceh panjang kali lebar kali tinggi menjelaskannya secara singkat.
Pukul 17.00 WIB acara OpenSUSE Asia Summit 2016 hari pertama selesai, ketika kami akan pulang ke penginapan masing-masing, ternyata sedang gerimis, karena takut basah, mikir sana mikir sini akhirnya kami mencari kardus bekas untuk berlindung dari hujan ketika berjalan (mau cari daun pisang agar seperti di filim-film jama dulu sulit), singkat cerita penulis dan 4 orang lainnya sampai di hotel tempat kami menginap (penulis menginap di Hotel Mutiara dengan pak Iwan Tahari, tentu saja yang bayar sewa hotelnya bukan penulis).
Sebelum kami pulang ke penginapan masing-pasing, salah seorang panitia memberitahu bahwa nanti pukul 19.xx WIB, Panitia dan Pembicara serta Undangan Khusus akan ada cara makan malam bersama (penulis sih ngikut aja walaupun bukan siapa-siapa diantara mereka), katanya tempat makan malamnya di Kedai Ayu.

Pukul 18.51 WIB kami berlima bersiap-siap untuk berangkat, eh ketika keluar dari hotel ternyata masih gerimis, karena kami berlima semuanya orang asing di Yogyakarta, maka secara otomatis tidak tahu seberapa jauh jarak dari hotel ke tempat acara makan bersama. Cara termudah adalah dengan naik taksi, ketika kami mikir bagaimana cara mendapatkan taksi ke tempat acara makan malam, eh sekonyong-konyong tiba-tiba di depan hotel muncul satu mobil taksi mengantar orang yang mau menginap di hotel tempat kami menginap. Setelah penumpang taksi tersebut turun, maka kami nego dengan sopir taksi agar mau mengantar kami ke tempat acara makan malam. Singkat cerita pak sopir taksi mau mengantar kami, disini terjadi dua masalah, pertama; ternyata taksi yang akan kami tumpangi tersebut walupun jenis jazz tapi kursi untuk penumpangnya hanya cukup untuk 4 orang saja, sedangkan kami berlima (kursi di ruang belakang dilepas), yah akhirnya salah seorang dari kami harus lesehan, masalah kedua adalah tempat makan malam yang diberitahu oleh salah seorang panitia ternyata salah, katanya Kedai Ayu, eh yang benar adalah Kedai Timoho, untung saja kami tidak nyasar di tengah kota Yogyakarta.

Singkat cerita kami sampai di Kedai Timoho, ketika kami berlima masuk dan mencari undangan yang lain di beberapa ruangan Kedai Timoho, tak satupun yang kami temukan, eh ternyata panitia booking ruangan khusus di pojok paling belakang yaitu ruangan berbentuk Joglo.

Acara makan malam pun begitu meriah dengan obrolan yang seru, terutama di meja kami yang sebagian besar gendernya sama, bahkan ketika ada beberapa undangan dengan gender berbeda datang terlambat tidak ada yang mau gabung ke meja kami. Eh begitu ada yang mau gabung, langsung saja para senior tidak mau mengalah dengan yang muda-muda. Penulis tidak akan bercerita banyak apa saja yang terjadi ketika kami makan di Kedai Timoho, biarlah beberapa gambar di bawah ini yang bercerita



Demikian Liputan singkat acara OpenSUSE Asia Summit 2016 hari pertama, bersambung ke Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 (bagian 3)

Berikut adalah beberapa bocoran gambar pada Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 (bagian 3)

Ekstrakurikuler Desain Grafis #3


Tanggal 05 Oktober 2016 adalah pertemuan ketiga kegiatan Ekstrakurikuler Desain Grafis dengan Inkscape di SMP N 1 Semarang tahun pelajaran 2016/2017. Kegiatan kali ini diikuti oleh 6 (enam) orang peserta murid kelas VII (5 peserta putri dan 1 peserta putra).

Pada pertemuan kali ini materi utamanya adalah praktek mengenai Multiple Object Operations pada Inkscape, materi tersebut berdasarkan Bab 8 buku Inkscape yang sudah penulis terbitkan.

Materi ini membahas beberapa konsep dasar editing dalam penggunaan inkscape, pembahasan meliputi cara membatalkan dan mengulangi perubahan (undo/rendo), cara menyalin, memindah, dan menempelkan object, serta duplikasi dan kloning object. Kerena keterbatasan waktu, penulis berusaha menjelaskan materi secara sederhana dan seringkas mungkin mengingat konsep edit pada inkscape hampir sama pada aplikasi grafis lain.

Berikut garis besar dari materi pada pertemauan kali ini
  • Mengenal Undo dan Redo
  • Mengenal Undo History
  • Mengenal konsep dan teknik Copy, Cut, dan Paste
  • Mengenal konsep Duplicate dengan penjelasan ringkas berupa perbedaan antara teknik copy-paste dengan Duplicate
  • Mengenal konsep Clone di Inkscape, dalam materi ini dijelaskan pula bahwa Clone memilik beberapa fitur penting lain yaitu; Create Clone, Create Tiled Clones, Unlink Clone, Relink to Copied, dan Select Original.
Adapun teknik dalam Ekstrakurikuler kali ini seperti pada pelajaran komputer lain, yaitu pengajar menjelaskan secara singkat sambil praktek sesuai materi yang diajarkan, kemudian peserta mengikutinya.

Pada pertemuan kali ini penulis menjelaskan beberapa cara agar mengedit dan mengolah gambar lebih cepat, misalnya untuk menggandakan object dengan jumlah yang banyak dapat menggunakan fitur Create Tiled Clones daripa menggunakan fitur Copy atau Duplicate

Penulis mengajarkan beberapa trik yang berkaitan dengan konsep pada Multiple Object Operations, salah satunya adalah trik membuat object melingkar dengan jarak yang sama, materi trik ini dapat Anda lihat berupa video di Youtube yang pernah penulis buat.

Trik lainnya yang diajarkan adalah Cara Menyusun Gambar Bintang Menjadi Bentuk Spiral seperti gambar di bawah ini

Demikian dokumentasi singkat kegiatan Ekstrakurikuler di SMP N 1 Semarang tanggal  05 Oktober 2016, kegiatan ini rutin dilakukan seminggu sekali dalam rangka menuju penggunaan aplikasi Legal khususnya aplikasi Open Source dalam dunia pendidikan, semoga beberapa lembaga pendidikan lain ada yang  mau mengikutinya.

Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 (bagian 1)

Acara OpenSUSE Asia Summit 20016 di laksanakan tanggal 1-2 Oktober 2016 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, penjelasan acara ini silakan baca di situs resmi OpenSUSE Indoneisa

Postingan ini isinya adalah liputan singkat berdasarkan kejadian yang dialami penulis secara langsung ketika mengikuti acara ini. Penulis datang ke acara ini dengan cara semi mbonek, yaitu dengan tanpa mengisi formulir pendaftaran dan tetek bengek lainnya, pokoknya langsung berangkat saja.

Penulis berangkat dari Jl. Kokrosono Semarang kira-kira pukul 08:xx WIB dengan naik angkutan jurusan Panggung - Johar, kemudian turun di pinggir jalan samping Hotel Asia Johar, dari sini penulis naik bus mini jurusan Ambarawa dan turun di Terminal Bawen.
Di terminal Bawen penulis mencari Agen Bus Patas jurusan Semarang - Yogyakarta, eh ternyata Renovasi terminal Bawen yang sudah dikerjakan dari beberapa waktu lalu belum selesai, sehingga penulis tidak menemuka Agen Bus Patas yang buka. Akhirnya penulis terpaksa naik Bus kelas Ekonomi dengan mencegatnya di luar terminal, alasannya kalau naik dari dalam terminal harus Antri yang cukup lama (ternyata saya masih belum sanggup untuk melaksanakan program Budaya Antri dibidang ini).

Singkat cerita, setelah menunggu sekitar 30 menit dengan berpanas-panasan, akhirnya penulis sudah berada di dalam salah satu Bus Ekonomi jurusan Semarang - Jogja, ketika penulis masih berjalan dalam bus untuk mencari tempat duduk, ritual khusus khas bus ekonomi pun langsung terjadi, yaitu dengan hadirnya live musik  kelas rakyat jelata yang alunannya kurang nyaman di dengar oleh telinga kelas ningrat.

Karena penulis sudah lama tidak naik bus kelas ekonomi dengan jarak yang cukup jauh, maka ketika bus berjalan belum cukup jauh, kepala penulis mulai terasa pusing dengan perut sedikit mual (padahal dulu ketika mendaki gunung ceremai berangkatnya naik truk dari Semarang sampai Cirebon). Untuk mengurangi rasa sakit kepala dan rasa lainnya, ketika bus sampai Terminal Magelang berhenti untuk mencari penumpang lagi, penulis langsung turun dari bus dan langsung mencari WC umum (pasti pembaca sudah tahu apa yang akan dilakukan oleh penulis).

Setelah sekitar 30 menit penulis berada di WC umum kernet Bus yang penulis tumpangi mencari penumpang baru (busnya yang ditumpangi, bukan kernetnya), akhirnya bus pun melanjutkan perjalanannya kembali.

Ketika dalam perjalanan dari terminal Magelang - Yogyakarta, pusing di kepala penulis kembali kumat, akhirnya penulis turun di Sleman dan mampir ke rumah salah seorang teman untuk numpang istirahat (numpang tidur sebentar).

Singkat cerita, penulis melanjutkan perjalanan kembali dengan naik bus ekonomi yang berbeda dan sampai di Terminal Jombor. Dari terminal Jombor, penulis naik Bus TransJogja jalur 2A, yang nantinya transit ke jalur 1B, ketika di dalam bus TransJogja, salah seorang client di Jakarta ada yang telepon sehingga ketika bus berhenti disalah satu halte penulis tidak menyadari kalau di halte tersebut penulis harus transit, yah akhirnya insiden kecil pun harus dialami penulis yaitu untuk sampai ke UIN Yogyakarta harus transit beberapa kali lagi.

Ketika bus TransJogja yang penulis tumpangi sampai di salah satu halte di kawasan Marioboro, penulis harus turun di halte tersebut untuk transit dan pindah ke bus jalur 1A, karena sudah lama penulis tidak jalan-jalan di Marioboro, akhirnya diputuskan untuk jalan-jalan dulu di kawasan Marioboro dulu, siapa tahu penulis menemukan belahan jiwa di kawasan ini

Ketika jalan-jalan di kawasan Marioboro, penulis menemukan sebuah fakta bahwa kawasan ini tidak seramai beberapa tahun lalu, mungkin saja hal ini terjadi karena kawasan ini sedang direnovasi atau ada sebab lain yang penulis tidak tahu.
Setelah cukup lama jalan-jalan sendiri di marioboro seperti orang hilang, akhirnya penulis melanjutkan perjalan kembali ke UIN Yogyakarta dengan naik bus TransJogja jalur A1, dari jalur A1 penulis harus transit lagi di salah satu halte ke bus TransJogja jalur lain, yaitu jalur 4B di halte SGM, karena untuk menunggu bus TransJogja jalur 4B di halte SGM cukup lama, akhirnya penulis iseng mengambil gambar seperti di bawah ini

Akhirnya penulis sampai di UIN Sunan Kalijaga sekitar pukul 15.30 WIB, seperti layaknya artis populer saja, belum lama berada di Acara OpenSUSE Asia Summit 20016 sudah ada yang minta foto bersama walaupun badan saya masih bau keringat, dan sayangnya yang paling dulu minta foto bersama kok ya  gendernya tidak berbeda dengan penulis.
Bersambung ke Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 bagian 2
-
Di bawah ini adalah foto bocoran dari Liputan Acara OpenSUSE Asia Summit 2016 bagian 2


-